INFIS is home to activists who have a passion for documentary films and has concerned to develop and bring the Indonesian richness of nature and culture to the public.

Sudut Inspirasi

Liputan

Newsletter

Follow Us

Rana Nusantara

Home / Rana Nusantara

Terjadinya longsor di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwi Gajah pada 21 Februari 2005 merupakan puncak dari buruknya pengelolaan sampah di Indonesia. Akibat bencana tersebut sekitar 141 orang tewas akibat tertimbun sampah. Musibah ini mengingatkan kita semua akan pentingnya pengelolaan sampah agar tidak menjadi bumerang bagi kita. Untuk mengenang musibah tersebut maka ditetapkan setiap tanggal 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Tahun-tahun berikutnya, HPSN dijadikan sebagai momen kerja bakti  nasional untuk membersihkan sampah yang ada di darat, sungai, dan...

Penduduk Ibu Kota Jakarta boleh jadi sedang berharap-harap cemas menantikan revolusi transportasi yang akan mengakhiri kemacetan akut di Jakarta. Kemacetan di Ibu Kota sebenarnya telah menjadi penyakit kronis sejak awal tahun 1990-an dengan kecenderungan yang semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Republik Indonesia, peningkatan laju pertambahan jalan yang hanya sebesar 1% tidak sebanding dengan laju pertambahan volume kendaraan sebesar 11% per tahun menjadi inti permasalahan kemacetan di Jakarta. Pemerintah tentunya telah melakukan berbagai upaya untuk “meredakan”...

Prof. Dr. Ir. Nurjanah, MS adalah dosen di Fakultas Perikanan dan Kelautan, Departemen Teknologi Hasil Perairan, Institut Pertanian Bogor. Wanita kelahiran Sumatera Barat 1959 ini, tumbuh dewasa dan mendalami dunia perikanan dan kelautan. Dia menyelesaikan pendidikan S1 mengambil bidang studi Manajemen Sumber Daya Pangan, Kemudian melanjutkan pendidikan masternya di bidang Ilmu Pangan, dan menyelesaikan studi doktoralnya di bidang Teknologi Kelautan. Profesor Nurjanah mengawali perjalanan karirnya semenjak 1984-1998 di Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, kemudian dia memutuskan untuk fokus berkarir dibidang kelautan dan...

Tahun 2016 ditutup dengan kabar gembira dan mengharukan bagi masyarakat adat. Pasalnya setelah sekian lama banyak bergulir konflik antara masyarakat adat yang memperjuangkan tanah adat mereka dengan pihak eksternal lainnya, akhirnya negara memberikan pengakuan terhadap tanah adat. Tentu ini menjadi hadiah manis di penutupan tahun 2016. Pengakuan ini juga menjadi awal dari titik terang atas perjuangan masyarakat adat untuk mempertahankan tanah adatnya. Negara hadir melindungi nilai-nilai asli bangsa Indonesia. Negara juga hadir untuk berpihak kepada masyarakat, khususnya masyarakat hukum adat. Tekad...

Emeritus Professor Dr. Pilai Poonswad adalah seorang peneliti rangkong berkebangsaan Thailand. Wanita kelahiran November 1946 ini merupakan guru besar Biologi pada Departemen Mikrobiologi, Fakultas Ilmu Alam di Mahidol University, Thailand. Beliau adalah sosok yang mewakili Thailand dalam International Ornithologist Union dan pendiri dari Hornbill Research Foundation. Prof Pilai Poonswad mengawali karirnya untuk meneliti rangkong sejak tahun 1978 di Taman Nasional Khao Yai, Thailand. Setelah itu dia membuat Thailand Hornbill Project untuk meneliti rangkong pada tahun 1979. Tahun 2006, dia meraih penghargaan...

Indonesia adalah rumah bagi 13 jenis burung rangkong dan 3 di antaranya adalah spesies endemik. Salah satu dari ketiga-belas rangkong itu ada jenis yang paling unik, yaitu Rangkong Gading (Rhinoplax vigil). Burung ini dapat ditemukan di Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Myanmar, dan sekitar wilayah di Semenanjung Malaya. Sedang di Indonesia sendiri, burung ini dapat kita temui terbang di hutan-hutan Kalimantan dan Sumatera yang masih tersisa. Rangkong Gading adalah satu-satunya jenis rangkong yang memiliki pelindung kepala yang solid dan kuat. Bagian...

Indonesia adalah rumah bagi banyak satwa, salah satunya adalah primata besar yang kita kenal dengan orangutan. Primata besar ini hidup di hutan-hutan Indonesia dan Malaysia (Borneo). Di Indonesia, kita hanya mengenal dua jenis orangutan, yakni orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Berbeda dengan jenis primata besar lain seperti simpanse dan bonobo yang hidup dalam kelompok, orangutan cenderung hidup sendiri (semi-solitary). Karakter orangutan yang demikian nyatanya membuat ancaman yang dihadapi orangutan, mulai dari hilangnya habitat hingga berburuan, menjadi...

Kalimantan Tengah telah menjadi barometer penting kesuksesan pengelolaan hutan dan lahan gambut tidak saja Indonesia tetapi juga dunia. Permasalahan hutan dan lahan gambut di Kalteng saat ini merupakan buah kesalahan kebijakan masa silam. Dua dekade silam gambut terbentang diantara lansekap Sungai Katingan dan Kahayan dibuka untuk menjadi area pertanian. Namun pada akhirnya, Proyek Pertanian Lahan Gambut (PLG) Sejuta hektar menuai kegagalan, pergi meninggalkan ekosistem gambut rusak lebih dari lima ratus ribu hektar di area eks PLG Blok C Kabupaten Pulang...

Kalimantan Tengah (Kalteng) merupakan provinsi terluas kedua di Indonesia setelah Papua. Dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi barometer penting kesuksesan pengelolaan hutan dan lahan gambut tidak saja Indonesia tetapi juga dunia. Permasalahan hutan dan lahan gambut di Kalteng saat ini merupakan buah kesalahan kebijakan masa silam. Dua dekade silam gambut terbentang diantara lansekap Sungai Katingan dan Kahayan dibuka untuk menjadi area pertanian. Namun pada akhirnya, Proyek Pertanian Lahan Gambut (PLG) Sejuta hektar menuai kegagalan, pergi meninggalkan ekosistem gambut rusak lebih dari...