INFIS is home to activists who have a passion for documentary films and has concerned to develop and bring the Indonesian richness of nature and culture to the public.

Sudut Inspirasi

Liputan

Newsletter

Follow Us

 

Berita Terkini

Ketika mendengar kata hiu dan pari, hal pertama yang muncul di benak kita kemungkinan besar adalah pemangsa, atau dekat dengan hal-hal yang besar dan mengerikan. Meskipun demikian, hiu dan pari telah dimanfaatkan sejak berabad-abad yang lalu di Indonesia. Contohnya, nelayan skala kecil di Sulawesi Tenggara yang menggunakan pancing bambu. Hiu dan pari merupakan kerabat dekat dalam keluarga ikan-ikan bertulang lunak; Elasmobranchii. Dari sekitar 1.250 hiu dan pari, 218 spesies diantaranya terdapat di Indonesia dan lebih dari 80 jenis yang tertangkap, serta...

Selain di Universitas Gajah Mada (UGM), Indonesia Nature Film Society (INFIS), ‘Siapa Lagi Kalau Bukan Kita’, Mongabay Indonesia dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) juga mengadakan roadshow pemutaran film dokumenter & diskusi. Sallombengan Seko, O’Hangana Manyana, Penjaga Hutan Bumi Jargaria dan Dari Para Leluhur merupakan 4 dari 16 rangkaian film dokumenter yang diputar pada 6-9 September 2017 di Uwong Coffee, Yogyakarta. Film dokumenter yang menceritakan tentang Masyarakat Adat yang tidak diakui keberadaannya dan terus berjuang dalam mempertahankan wilayah adatnya. Cerita film-film...

Setelah sukses melakukan pemutaran perdana film Sallombengan Seko di Palopo pada bulan Agustus lalu, INFIS kembali melakukan rangkaian pemutaran film & diskusi tentang perjuangan masyarakat adat atas haknya. Kali ini lokasi yang dipilih dalam roadshow “Siapa Lagi Kalau Bukan Kita” adalah Yogyakarta. Pada kegiatan ini, empat film diputar di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada pada Jumat sore (8/9). Keempat film yang diputar adalah Sallombengan Seko, Dari Para Leluhur, Penjaga Hutan Bumi Jargaria dan Harapan. Acara yang dilakukan atas kolaborasi...

Oleh Elsia Yuanti   Tepat pada peringatan Hari Masyarakat Adat Internasional, pemutaran sekaligus diskusi film  ‘Sallombengan Seko’ diselenggarakan di gedung aula serbaguna IAIN, Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (9/8) malam. Kegiatan hasil kerjasama Indonesia Nature Film Society (INFIS) dengan ‘Siapa Lagi Kalau Bukan Kita’, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Perkumpulan Wallacea dan BEM IAIN Palopo ini ramai dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa universitas di Palopo. Tak hanya itu, penampilan grup akustik IAIN dan lagu ‘Bumi Bukan Hanya Hari Ini’ juga menjadi pembuka acara....