INFIS is home to activists who have a passion for documentary films and has concerned to develop and bring the Indonesian richness of nature and culture to the public.

Sudut Inspirasi

Liputan

Newsletter

Follow Us

 

Berita Terkini

Oleh : Een Irawan Putra Pada masa pemberontakan DI/TII persawahan di Sae di Wilayah Adat Ambalong ini ditinggalkan seiring dengan mengungsinya masyarakat Ambalong akibat adanya perang antara pasukan Kahar Muzakar dengan pasukan TNI. Mereka kembali ke kampung setelah perang selesai dan DI/TII dibubarkan. Mereka kembali membuka sawah di Sae sekitar akhir tahun 90-an karena masyarakat adat Ambalong kekurangan beras. Sebelumnya mereka terpaksa membeli beras di Seko Padang untuk memenuhi kebutuhan berasnya. "Saya pernah ikut mobilnya Ginanjar Manager PT Seko Power Prima menyusuri...

Tahun ini, Siapa Lagi Kalau Bukan Kita kembali mengadakan pemutaran beberapa film dokumenter dan sesi diskusi. Penjaga Pulau Jagaria, Patani, Pulau Yang Terbebas Dari Kelapa Sawit, Semunying, Dari Para Leluhur, dan O’Hangana Manyawa adalah rangkaian film yang diputar pada Jumat (5/5). Bertempat di Aula Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, acara dimulai sekitar pukul 11.00 WIT. Diskusi yang dimoderatori oleh Sam Difinubun dari Perkumpulan Kaoem Telapak juga dihadiri oleh Jacky Manuputty, salah satu tokoh di film dokumenter “Penjaga Pulau Jagaria”. Salah satu...

Kartini, sosok Ibu dan perempuan tangguh yang terus menginspirasi hingga kini. Semangat Kartini dalam membela hak-hak kaum perempuan selalu diperingati dalam serangkaian acara seremonial, mulai dari lembaga pendidikan, intansi pemerintahan, swasta hingga organisasi non pemerintahan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengapresiasi semangat dan kemandrian Kartini, tidak melulu dengan mengenakan busana daerah atau pun melaukan iringan pawai. Hal terpenting adalah bagaimana cara untuk memaknai dan mengadopsinya kedalam kehidupan sehari-hari, dalam lingkungan keluaraga dan juga lingkungan kerja. Berbicara mengenai pemaknaan dan kemandirian...

Hari Air Sedunia 2017 yang jatuh pada hari Rabu (22/3) mengusung tema Wastewater (air limbah). Tema ini diusung untuk menarik perhatian masyarakat dunia terhadap air limbah. Menurut Worldwaterday.org, air limbah yang dihasilkan oleh masyarakat tidak diolah terlebih dahulu sehingga kembali ke alam tanpa melalui proses penanganan yang benar. Hal ini cukup beralasan. Pertama, masih terdapat sekitar 80% air limbah mengalir begitu saja ke sungai, laut dan ke tempat yang lain tanpa melalui proses pengolahan. Padahal, diwaktu yang sama, ketersediaan air...